cybersecurity-sample
surveillance
Hikvision

Panduan Instalasi Hikvision Fingerprint Access Control Terminal. Contoh kasus pada DS-K1T803MF. Bagian 1: Cable Wiring pada DS-K1T803MF

Topik ini mungkin akan sangat panjang. Oleh karena itu akan saya bagi menjadi beberapa pokok bahasan. Dengan demikian diharapkan agar setiap pokok bahasan akan lebih focus dalam penjelasannya. Pada dasarnya konfigurasi Access Control Terminal untuk setiap model pada produk Hikvision secara garis besar adalah sama saja. Namun pada contoh kali ini akan digunakan model DS-K1T803MF seperti dibawah ini:

 

 

Adapun langkah langkahnya secara garis besar adalah sebagai berikut:

A. Mengkoneksikan Peralatan (cable wiring)

1. Diagram sesuai quick start guide

2. Wiring Power

3. Wiring Magnetic Lock

4. Koneksi Kabel Jaringan LAN

B. Aktivasi dan Konfigurasi

1. Aktivasi Device

2. Add device dari IVMS 4200

3. Memunculkan menu Access Control dari Control Panel

4. Tambah Organisasi dan Nama Karyawan dari IVMS 4200

5. Tambah Nomor Kartu

6. Menggunakan fitur Add Person in Batch untuk menambahkan banyak nama Karyawan

7. Menggunakan CSV Template untuk menambahkan banyak nama Karyawan

8. Transfer karyawan dari IVMS 4200 ke terminal / Device

 

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai cara mengkoneksikan peralatan (cable wiring)

Langkah langkah

A. Mengkoneksikan Peralatan (cable wiring)

1, Perhatikan diagram berikut sesuai Quick Start Guide

 

  2. Wiring Power

 

 

 3. Wiring Magnetic Lock

 

 

4. Koneksi Kabel Jaringan LAN

 

Setelah terkoneksi ke listrik maka tampilan terminal / device adalah sebagai berikut:

 

Demikian sementara waktu untuk wiring cable pada DS-K1T803MF. Pada artikel selanjutnya akan dibahas mengenai cara aktivasi dan konfigurasi device, add device dari IVMS4200 memunculkan menu access control dari control panel pada IVMS4200 serta cara menambahkan organisasi dan nama karyawan dari IVMS4200


Cara reset password recorder Hikvision kurang dari 5 menit dengan Export GUID

Akses ke recorder Hikvision dijaga dengan password sebagai cara untuk mengamankan recorder dari akses illegal diluar sepengetahuan user. Namun karena password recorder ini jarang dipergunakan maka terkadang user lupa passwordnya. Hal ini menyebabkan recorder tidak dapat diakses.

Agar recorder dapat di akses oleh user maka recorder tersebut perlu reset password dan biasanya user melalui distributornya akan meminta bantuan untuk reset password. Sayangnya reset password dengan cara manual seperti ini tidak bisa dilakukan dengan cepat. User harus memiliki kesabaran menunggu.

Artikel ini menunjukkan cara melakukan reset password dalam hitungan menit tanpa perlu meminta bantuan siapapun. Dengan demikian proses reset password dapat dilakukan dengan sangat cepat dan tanpa harus menunggu. Cara reset password ini adalah dengan melakukan export GUID file.

 

Beberapa pra syarat yang harus dipenuhi sebelum export GUID File:

1.       Cara ini hanya bisa dilakukan untuk recorder dengan model dan versi firmware sebagai berikut:

a.       NVR dengan model berakhiran dengan huruf –E atau –K atau –I dengan versi firmware 2.4.90 atau lebih tinggi.

b.      DVR dengan versi firmware 3.4.80 atau lebih tinggi.

2.       Koneksikan USB Flash disk pada recorder sebelum proses export.

 

Ada 2 kondisi untuk export GUID file::

1.       Export GUID file saat setup recorder saat pertama kali akan digunakan. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut:

a.      Saat pertama kali recorder digunakan, pada sesi aktivasi masukkan strong password dan konfirmasinya kemudian klik OK.

b.      Kemudian recorder akan menawarkan user untuk melakukan Export GUID file. Pilih Yes

c.       Tunjuk USB yang merupakan tempat GUID file akan disimpan kemudian klik Export

d.      Jika GUID file berhasil di export maka akan keluar konfirmasi seperti ini. Pilih OK.

e.      GUID file yang sudah di export akan tertera pada USB flash disk yang di tunjuk, seperti gambar berikut

f.        Simpanlah USB flash disk dan atau GUID filenya pada tempat yang mudah terjangkau dan aman.

 

 2.      Export GUID file saat recorder sudah lama dan masih digunakan. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut:

a.       Dari Main Menu pada recorder pilih configuration.

b.      Kemudian klik user dan icon Edit

c.       Masukkan Old Password kemudian klik Export GUID.

d.      Tunjuk USB yang merupakan tempat GUID file akan disimpan kemudian klik Export

e.      Jika GUID file berhasil di export maka akan keluar konfirmasi seperti ini. Pilih OK.

f.        GUID file yang sudah di export akan tertera pada USB flash disk yang di tunjuk, seperti gambar berikut

g.       Simpanlah USB flash disk dan atau GUID filenya pada tempat yang mudah terjangkau dan aman.

 

Berikut adalah cara menggunakan GUID file yang sudah dibuat dengan Import GUID File:

1.       Pada saat login, jika lupa password klik forget password seperti gambar di bawah

2.       Tunjuk USB flashdisk tempat GUID file tersimpan kemudian klik GUID file yang akan dipergunakan lalu klik Import.

3.   Apabila GUID file valid, maka user akan diminta untuk memasukkan password baru serta konfirmasinya. Masukkan password baru dan konfirmasinya kemudian klik OK.

4.       Setelah password berhasil di reset password, jangan lupa ulangi langkah Export GUID file (di atas) agar dapat dipergunakan kembali jika lupa password lagi.

 

Catatan Penting, GUID file akan menjadi invalid apabila:

1.    Password diubah setelah proses export GUID terjadi. Jadi setiap kali ubah password ulangi proses export GUID filenya sesuai langkah export GUID file yang sudah dijelaskan

2.     GUID file sudah pernah digunakan. Jadi setiap kali setelah enggunakan GUID file ulangi proses export GUID filenya sesuai langkah export GUID file yang sudah dijelaskan

 


Pendaftaran Akun Hik-Connect di android

Method 1 :

Daftarkan akun Hik-Connect melalui Aplikasi Hik-Connect menggunakan alamat E-mail atau nomer ponsel.

 

Langkah 1, Unduh dan install aplikasi hik-connect di smartphone.

 

(1) Cari aplikasi hik-connect di playstore

 




Page 5 of 9