cybersecurity-sample
surveillance
Hikvision

Hikvision Teknologi AcuSense

Dibandingkan dengan sistem alarm berbasis sensor konvensional, sistem pengawasan yang menggunakan kamera memiliki beberapa keunggulan : Kemampuan untuk menonton peristiwa secara real-time, memberikan bukti yang kuat dan akurat untuk penegak hukum. Dengan menambahkan sentuhan kecerdasan pada kamera dan perekam video populer Hikvision, teknologi AcuSense menjadikan produk ini pilihan sempurna anda untu sistem keamanan yang mudah di akses dan cerdas!



Cara Troubleshoot Failed To Start Pada Hik-Connect

Cara Troubleshoot Live View Tampilan Hik-Connect

Failed To Start

 

Failed To Start merupakan trouble / error yang terjadi saat melakukan streaming secara realtime pada Hik-Connect, error yang terjadi karena kamera tidak bisa memutar kamera pada live view secara realtime, penyebabnya itu terjadi karena ada kesalahan pada sub stream kamera, berikut ini akan saya jelaskan bagaimana solusi untuk memperbaiki error tersebut :


DVR Hikvision yang mendukung Enhanced IP Mode serta jumlah channel tambahannya

Pada tulisan saya sebelumnya  yang berjudul Mengatasi pesan kesalahan No More IP Camera Allowed: Trik menambahkan IPCam lebih banyak pada DVR Hikvision dengan Enhanced IP Mode, di informasikan mengenai cara untuk mengaktifkan enhanced IP mode. Mungkin anda atau konsumen anda akan bertanya sebelum membeli:
1. Recorder mana yang sudah mendukung fitur ini?
2. Berapa jumlah tambahan channel IP camera untuk model tersebut?
3. Berapa banyak maksimum channel IP camera jika tidak dipakai channel analognya?

Nah tulisan ini dibuat untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut. Bahkan ada ketentuan atau rumus untuk menghitungnya. Berikut adalah aturan aturannya:

 

Aturan no 1:

Semua channel analog dapat dinonaktifkan untuk akses lebih banyak channel IP. Ini akan bekerja ketika mengaktifkan Enhanced IP Mode kecuali seri HT. Path:Configuration->General->More settings->Enhanced IP Mode

Maksud aturan di atas adalah misalkan anda punya sebuah DVR Hikvision dengan 8 channel analog (kecuali seri HT). Nah jika anda tidak menggunakan analog tersebut dan bermaksud menggantikan nya dengan channel IP (untuk dikoneksikan dengan IP Camera) maka dapat di tempuh dengan cara mengaktifkan fitur Enhance IP mode.

Pada prakteknya informasi ini biasanya dapat ditemukan ketika membaca datasheetnya. Ambil salah satu contoh model DVR DS-7208HUHI-K1 (yang screenshotnya diambil saat tulisan ini dibuat) dari situs resmi Hikvision pada url berikut ini: https://www.hikvision.com/id/products/Turbo-HD-Products/DVR/Pro-Series/DS-7208HUHI-K1/

 

Jika diperhatikan screenshot di atas point no 1 menjelaskan bahwa DVR ini adalah seri HU, karena pada modelnya mengandung huruf HU seperti pada DS-7208HUHI-K1. Untuk mencari tahu berapa banyak IP camera yang dapat terkoneksi ke DVR model ini maka berturut turut ikuti point no 2 dan 3 dengan klik pada bagian Video And Audio kemudian mencari keterangan mengenai IP Video Input. Sesuai dengan keterangan yang tercantum pada IP Video Input, tertulis 8-ch maksudnya jika user menggunakan 8 channel analog maka masih dapat ditambahkan 8 channel IP camera sehingga totalnya ada 16 camera (8 analog camera + 8 IP camera). Kemudian ada keterangan lanjutan (up to 16-ch) maksudnya untuk setiap channel analog yang tidak digunakan, posisinya dapat diganti / ditukar dengan IP camera sehingga jumlah maximum IP camera adalah 16 (0 analog camera + 16 IP camera).

 

Aturan no 2:

Untuk perangkat dengan 16 channel atau lebih sedikit channel, jumlah channel IP yang dapat ditambahkan di seri HU/HT adalah N sebagai default (N mewakili jumlah channel analog); jika channel analog dinonaktifkan, jumlah channel IP maksimal akan menjadi N+N.

Aturan ini berlaku khususnya jika pengguna bermaksud menggunakan DVR seri HU atau HT yang jumlah channel analognya (N) kurang dari atau sama dengan 16 channel (jumlah analog channel N ≤ 16). Untuk DVR dengan persyaratan ini maka berlaku rumus seperti dibawah ini:

DVR seri HU atau HT yang jumlah channel analognya N ≤ 16
 N = Jumlah analog channel Jumlah IP channel default
(jika semua channel analog digunakan) Jumlah IP channel Max
(jika semua channel analog tidak digunakan dan diganti menjadi channel IP) Total Channel
(gabungan channel analog dan ip atau semua channel ip jika channel analog tidak digunakan)  Rumus N N + N N + N  Contoh perhitugan DVR seri HU atau HT 04 channel 4 channel IP camera 4 + 4 = 8 channel IP camera 8 channel
(4 channel analog + 4 channel IP atau
0 channel analog + 8 channel IP)  Contoh perhitugan DVR seri HU atau HT 08 channel 8 channel IP camera 8 + 8 = 16 channel IP camera 16 channel
(8 channel analog + 8 channel IP atau
0 channel analog + 16 channel IP)  Contoh perhitugan DVR seri HU atau HT 16 channel 16 channel IP camera 16 + 16 = 32 channel IP camera 32 channel
(16 channel analog + 16 channel IP atau
0 channel analog + 32 channel IP)

Prakteknya kita gunakan kembali contoh DS-7208HUHI-K1 dengan link seperti yang telah diinformasikan di atas. Seperti kita ketahui bahwa DS-7208HUHI-K1 adalah DVR dengan 8 channel analog.

Berapa jumlah IP channel default pada DS-7208HUHI-K1?
Dengan memperhatikan ketentuan pada tabel di atas:
Jika jumlah analog channel nya adalah N maka jumlah IP channel defaultnya adalah N juga.
Pada DVR DS-7208HUHI-K1, jumlah channel analognya = N = 8 channel.
Jika jumlah channel analog adalah N = 8 maka jumlah IP channel default adalah N = 8 juga.
Dengan demikian DVR DS-7208HUHI-K1 mempunyai jumlah IP channel default sebanyak 8 channel IP.
 
Berapa jumlah maksimum IP channel pada DS-7208HUHI-K1 jika channel analog tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel ?
Dengan memperhatikan ketentuan pada tabel di atas:
Jika jumlah analog channel nya adalah N maka jumlah maksimum IP channel jika channel analog  tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel adalah N + N
Pada DVR DS-7208HUHI-K1, jumlah channel analognya = N = 8 channel.
Jika jumlah channel analog adalah N = 8 maka jumlah maksimum IP channel jika channel analog  tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel adalah N + N = 8 + 8 = 16 IP channel.

Berapa total channel pada DS-7208HUHI-K1?
Jika yang ditanyakan adalah total channel maka ini bisa berarti:
1. Jumlah analog channel + Jumlah IP channel default, dengan asumsi semua channel analog dimanfaatkan.  Atau
2. Jumlah IP Channel Max, dengan asumsi semua channel analog tidak dimanfaatkan.
Pada DVR DS-7208HUHI-K1, jumlah channel analognya = N = 8 channel, dan sesuai ketentuan pada tabel di atas maka total nya adalah N + N = 8 + 8 = 16 channel, mulai dari 8 channel analog + 8 channel IP hingga 0 channel analog + 16 channel IP.

Aturan ini berlaku untuk DVR seri HU atau HT yang jumlah channel analognya N ≤ 16, misalnya DVR 4 channel, 8 channel dan 16 channel.

 

Aturan no 3:

Untuk perangkat dengan 16 channel atau lebih sedikit channel, jumlah saluran IP yang dapat ditambahkan di seri HQ adalah N/2 sebagai default (N mewakili jumlah channel analog); jika channel analog dinonaktifkan, jumlah saluran IP maksimal akan menjadi N/2+N.

Aturan ini berlaku khususnya jika pengguna bermaksud menggunakan DVR seri HQ yang jumlah channel analognya (N) kurang dari atau sama dengan 16 channel (jumlah analog channel N ≤ 16). Untuk DVR dengan persyaratan ini maka berlaku rumus seperti dibawah ini:

DVR seri HQ yang jumlah channel analognya N ≤ 16  N = Jumlah analog channel Jumlah IP channel default
(jika semua channel analog digunakan) Jumlah IP channel Max
(jika semua channel analog tidak digunakan dan diganti menjadi channel IP) Total Channel
(gabungan channel analog dan ip atau semua channel ip jika channel analog tidak digunakan)  Rumus (N/2) (N/2) + N (N/2) + N  Contoh perhitugan DVR seri HQ 04 channel 2 channel IP camera 2 + 4 = 6 channel IP camera 6 channel
(4 channel analog + 2 channel IP atau
0 channel analog + 6 channel IP)  Contoh perhitugan DVR seri HQ 08 channel 4 channel IP camera 4 + 8 = 12 channel IP camera 12 channel
(8 channel analog + 4 channel IP atau
0 channel analog + 12 channel IP)  Contoh perhitugan DVR seri HQ 16 channel 8 channel IP camera 8 + 16 = 24 channel IP camera 24 channel
(16 channel analog + 8 channel IP atau
0 channel analog + 24 channel IP)

Sebagai contoh akan kita gunakan DVR DS-7216HQHI-K2. Kita akan coba menggunakan rumus dan menghitung jumlah IP channel default , jumlah maksimum IP channel  serta total channel pada DVR tersebut.

Berapa jumlah IP channel default pada DS-7216HQHI-K2?
Dengan memperhatikan ketentuan pada tabel di atas:
Jika jumlah analog channel nya adalah N maka jumlah IP channel defaultnya adalah N /2.
Pada DVR DS-7216HQHI-K2, jumlah channel analognya = N = 16 channel.
Jika jumlah channel analog adalah N = 16 maka jumlah IP channel default adalah N /2 = 16 / 2 = 8.
Dengan demikian DVR DS-7216HQHI-K2 mempunyai jumlah IP channel default sebanyak 8 channel IP.

Berapa jumlah maksimum IP channel pada DS-7216HQHI-K2 jika channel analog tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel ?
Dengan memperhatikan ketentuan pada tabel di atas:
Jika jumlah analog channel nya adalah N maka jumlah maksimum IP channel jika channel analog  tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel adalah (N/2) + N
Pada DVR DS-7216HQHI-K2, jumlah channel analognya = N = 16 channel.
Jika jumlah channel analog adalah N = 16, maka jumlah maksimum IP channel jika channel analog  tidak digunakan dan diganti menjadi IP channel adalah (N/2) + N. Dengan demikian:
(N/2) + N
= (16/2) + 16
= 8 + 16
= 24 IP channel.

Berapa total channel pada DS-7216HQHI-K2?
Jika yang ditanyakan adalah total channel maka ini bisa berarti:
1. Jumlah analog channel + Jumlah IP channel default, dengan asumsi semua channel analog dimanfaatkan.  Atau
2. Jumlah IP Channel Max, dengan asumsi semua channel analog tidak dimanfaatkan.
Pada DVR DS-7216HQHI-K2, jumlah channel analognya = N = 16 channel, dan sesuai ketentuan pada tabel di atas maka total nya adalah (N/2) + N. Dengan demikian:
(N/2) + N
= (16/2) + 16
= 8 + 16
= 24 channel  (mulai dari 8 channel analog + 8 channel IP hingga 0 channel analog + 16 channel IP)

Aturan ini berlaku untuk DVR seri HQ yang jumlah channel analognya N ≤ 16, misalnya DVR 4 channel, 8 channel dan 16 channel.

Nah hasil perhitungan di atas kita buktikan dengan komparasi data dengan datasheetnya. Datasheet  DVR DS-7216HQHI-K2 (yang screenshotnya diambil saat tulisan ini dibuat) dari situs resmi Hikvision pada url berikut ini: https://www.hikvision.com/id/products/Turbo-HD-Products/DVR/Pro-Series/DS-7216HQHI-K2/

 

Jika diperhatikan screenshot di atas point no 1 menjelaskan bahwa DVR ini adalah seri HQ, karena pada modelnya mengandung huruf HQ seperti pada DS-7216HQHI-K2. Untuk mencari tahu berapa banyak IP camera yang dapat terkoneksi ke DVR model ini maka berturut turut ikuti point no 2 dan 3 dengan klik pada bagian Video And Audio kemudian mencari keterangan mengenai IP Video Input. Sesuai dengan keterangan yang tercantum pada IP Video Input, tertulis 8-ch maksudnya jika user menggunakan 16 channel analog maka masih dapat ditambahkan 8 channel IP camera sehingga totalnya ada 24 camera (16 analog camera + 8 IP camera). Kemudian ada keterangan lanjutan (up to 24-ch) maksudnya untuk setiap channel analog yang tidak digunakan, posisinya dapat diganti / ditukar dengan IP camera sehingga jumlah maximum IP camera adalah 24 (0 analog camera + 24 IP camera).

 

Aturan no 4:

Untuk perangkat dengan lebih dari 16 channel, jumlah channel IP yang dapat ditambahkan ke seri 72HQ adalah 8 sebagai default; jika channel analog dinonaktifkan, jumlah channel IP maksimalakan menjadi 8+N (N mewakili jumlah channel analog). Jumlah channel IP yang dapat ditambahkan ke seri 73/81HQ adalah 16 sebagai default; jika channel analog dinonaktifkan, jumlah saluran IP maksimal akan menjadi 16+N (N mewakili jumlah channel analog). Jumlah channel IP yang dapat ditambahkan ke seri 90HQ adalah N sebagai default; jika channel analog dinonaktifkan, jumlah saluran IP maksimal akan menjadi N+N (N mewakili jumlah saluran analog).

Nah Jika aturan no 2 dan 3 berlaku untuk DVR dengan jumlah channel N ≤ 16, maka aturan no 4 ini akan berlaku untuk DVR dengan jumlah channel N > 16.Ada beberapa seri DVR yang disebutkan dalam aturan ini:
a. Seri 72HQ yang jumlah analog channelnya N > 16  secara default mempunyai 8 IP channel jika channel analognya digunakan. Jika channel analog tidak digunakan maka jumlah analog channel N dapat di ubah menjadi IP channel sehingga jumlah IP channel menjadi 8 + N IP channel.
b. Seri 73/81HQ yang jumlah analog channel N > 16  secara default mempunyai 16 IP channel jika channel analognya digunakan. Jika channel analog tidak digunakan maka jumlah analog channel N dapat diubah menjadi IP channel sehingga jumlah IP channel menjadi 16 + N IP channel.
c. Seri 90HQ yang jumlah analog channel N > 16  secara default mempunyai N IP channel (sama banyak dengan jumlah channel analognya). Jika channel analog tidak digunakan maka jumlah analog channel N dapat diubah menjadi IP channel sehingga jumlah IP channel menjadi N + N IP channel.

Jika aturan no 4 ini dibuatkan tabelnya akan menjadi seperti tabel di bawah ini:

DVR yang jumlah channel analognya N > 16 N = Jumlah analog channel Jumlah IP channel default
(jika semua channel analog digunakan) Jumlah IP channel Max
(jika semua channel analog tidak digunakan)

Total Channel
(gabungan channel analog dan ip atau semua channel ip jika channel analog tidak digunakan)

Rumus DVR seri 72HQ dengan jumlah channel N > 16 8 channel IP camera 8 + N 8 + N Contoh perhitungan DVR seri 72HQ 32 channel 8 channel IP camera 8 + 32 = 40 channel IP camera 40 channel
(32 channel analog + 8 channel IP atau
0 channel analog + 40 channel IP) Rumus DVR seri 73/81HQ dengan jumlah channel N > 16 16 channel IP camera 16 + N 16 + N Contoh perhitungan DVR seri 73/81HQ 32 channel 16 channel IP camera 16 + 32 = 48 channel IP camera 48 channel
(32 channel analog + 16 channel IP atau
0 channel analog + 48 channel IP) Rumus DVR seri 90HQ  dengan jumlah channel N > 16 N channel IP camera N + N N + N Contoh perhitugan DVR seri 90HQ 32 channel 32 channel IP camera 32 + 32 = 64 channel IP camera

64 channel
(32 channel analog + 32 channel IP atau
0 channel analog + 64 channel IP)

Agar tulisan ini tidak terlalu panjang, pada aturan nomor 4 ini tidak akan di jabarkan lagi perhitungan dengan menggunakan rumusnya karena cara menghitungnya sama seperti pada aturan nomor 3, sedangkan hasil perhitungannya seperti ditunjukkan pada tabel di atas. Data hasil ini nanti akan kita cek faktanya dengan informasi pada datasheet salah satu model DVR seperti yang akan di tunjukkan di bawah ini:

Pada prakteknya informasi ini biasanya dapat ditemukan ketika membaca datasheetnya. Ambil salah satu contoh model DVR DS-7232HQHI-K2 (yang screenshotnya diambil saat tulisan ini dibuat) dari situs resmi Hikvision pada url berikut ini: https://www.hikvision.com/id/products/Turbo-HD-Products/DVR/Pro-Series/DS-7232HQHI-K2/

 

Jika diperhatikan screenshot di atas point no 1 menjelaskan bahwa DVR ini adalah seri 72HQ, karena pada modelnya mengandung huruf 72 dan HQ seperti pada DS-7232HQHI-K2. Untuk mencari tahu berapa banyak IP camera yang dapat terkoneksi ke DVR model ini maka berturut turut ikuti point no 2 dan 3 dengan klik pada bagian Video And Audio kemudian mencari keterangan mengenai IP Video Input. Sesuai dengan keterangan yang tercantum pada IP Video Input, tertulis 8-ch maksudnya jika user menggunakan 32 channel analog maka masih dapat ditambahkan 8 channel IP camera sehingga totalnya ada 40 camera (32 analog camera + 8 IP camera). Kemudian ada keterangan lanjutan (up to 40-ch) maksudnya untuk setiap channel analog yang tidak digunakan, posisinya dapat diganti / ditukar dengan IP camera sehingga jumlah maximum IP camera adalah 40 (0 analog camera + 40 IP camera).

 

Aturan no 5:

Event VCA channel analog akan dinonaktifkan setelah mode Enhanced IP diaktifkan.

Maksud dari aturan ini adalah ketika fitur Enhanced IP di aktifkan maka VCA pada channel analog akan dan perlu non aktif. Hal ini dikarenakan sumber daya DVR telah dialih fungsikan dari peruntukan VCA analog menjadi peruntukan Enhanced IP.

 

Agar mudah diingat, semua rumus yang di jelaskan dalam artikel ini telah diringkas seperti pada tabel berikut ini:

 Demikianlah tulisan ini dibuat dan semoga bermanfaat.




Page 4 of 19